DOKUMENTASI

 

img_20161110_123127

Aku mengunjungi Lek Halimah di rumah Hany M Kuridi, ada bersama kami Nurasiah, yang kebetulan sedang mengunjungi anaknya di Bekasi.

Iklan
Gambar | Posted on by | Tag | Meninggalkan komentar

Obat Diabetes

Petai Cina, selongPetai Cina adalah petai yang pipih dan lebih kecil dari petai yang biasa kita sayur atau lalap. Dan petai cina inilah yang dapat dipergunakan sebagai obat paling mujarab bagi penderita diabetes.

Caranya?

Ambillah beberapa batang petai cina yang sudah tua dan kering di pohon. Kupas kulitnya dan keluarkan biji-biji petai cina tersebut.

Sediakan wajan, sangrai (goreng tanpa minyak) biji-biji petai cina tersebut sampai matang. Lalu tumbuklah halus, sehalus bubuk kopi.

Cara menggunakannya? Dapat dimakan begitu saja satu sendok rata seperti makan obat, didorong kemudian oleh air yang kita minum. Tapi bisa juga satu sendok bubuk biji petai cina diseduh di dalam cangkir dan minumlah hangat-hangat bersama ampasnya. Lakukanlah dua kali dalam sehari, yaitu pagi dan malam hari. Jika kita memakai bubuk petai cina ini secara teratur setiap hari, maka membuat kita sembuh dan terhindar dari “positif diabetes”.

Bubuk petai cina yang telah disangrai inipun bisa dipergunakan sebagai pencegahan diabetes. Mereka yang memiliki gejala-gejala akan terkena diabetes, dapat mempergunakannya segera, dengan cara yang sama seperti tadi, yaitu dua kali setiap hari meminum 1 sendok rata bubuk petai cina yang telah disangrai.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Menyembuhkan Rheumatik

Mereka yang menderita sakit rheumatik bisa menyembuhkan sakitnya Daun Singkongmanfaat-kapur-sirihdengan mempergunakan daun singkong yang diremas-remas mempergunakan sedikit kapur sirih, niscaya sakit rheumatiknya lenyap dan sembuh.

Cara membuatnya ialah: ambil lima lembar daun singkong, campurkan sedikilt dengan kapur sirih, remas-remaslah menjadi satu sampai daun singkong itu menjadi hancur. Kemudian borehi daun singkong tersebut pada bagian yang menderita rheumatik, baik di lengan, kaki ataupun punggung, niscaya dalam waktu singkat (paling lambat hanya 7 hari jika kita memakainya setiap hari 3 kali, pagi, siang dan malam hari), insya Allah penyakit rheumatik itu akan lenyap.  Selamat mencoba, semoga sembuh.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Menyembuhkan Sakit Lever

olahan-sukun3Sakit lever atau yang lebih dikenal dengan sebutan sakit kuning, bisa disembuhkan dengan merebus buah sukun yang telah tua dan air rebusan itu diminumkan kepada penderita sakit lever, pagi, siang dan malam hari. Semakin banyak meminum air rebusan sukun, semakin baik, dan lebih bijaksana jika si penderita mau menuruti agar jika mau minum jika haus, minumlah air rebusan sukun. Niscaya penyakit levernya dalam 1 minggu sudah sembuh.
Cara membuatnya: Sukun dibelah menjadi empat potong, masukkan kedalam panci, kemudian diberi air secukupnya dan rebus di atas api sampai benar-benar medidih. Setelah itu dinginkan dan air rebusan buah sukun inilah yang diberikan kepada penderita lever, untuk meminumnya sebanyak mungkin.
Daun sukun juga dapat dipergunakan untuk menyembuhkan lever. Daun sukun yang sudah tua dan menguning diambil 20 helai, direbus di dalam air sepanci, sampai mendidih benar dan berwarna coklat seperti air teh, baru diangkat. Dan rebusan ini deberikan kepada penderita sakit lever, dalam 1 minggu sakit levernya sudah semvuh, khasiatnya sama dengan mempergunakan rebusan buah sukunnya.
Selamat mencoba, semoga berhasil.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Menyembuhkan Bengek.

kalongBengek benar-benar merupakan penyakit yang terlalu menyiksa, kalau sedang kumat akan membuat penderitanya jadi salah tingkah, tidur salah, nungging salah, rebah salah, berdiri juga salah. Napasnya itu dapat menerbangkan genting-genting rumah, istilahnya.
Tetapi, bengek dapat disembuhkan dengan mudah, asal mau diobati secara tradisional.
Ambillah hati kalong, dua butir kemiri yang telah dibuang kulitnya dan sesendok teh garam. Segumpal asam tua.
Kemiri ditumbuk sampai halus, kemudian campurkan kapada asam yang telah dicairkan sedikit sampai kental, campurkan juga sesendok teh garam, aduk biar rata, barulah hati kalong (jumlahnya boleh dua atau tiga), remas-remas perlahan di dalam cairan asam yang telah dicampur dengan kemiri dan garam. Setelah sepuluh menit, barulah hati kalong itu digoreng. Berikan goreng hati kalong itu kepada penderita bengek. Besoknya ulangi lagi, dan lakukan sampai seminggu. Insya Allah bengeknya akan lenyap. dan kalau setiap sebulan sekali diberi makan hati kalong goreng, niscaya bengek tidak akan kumat lagi.
Selamat mencoba, semoga berhasil.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

MENGKUDU

Ini buah Mengkudu atau pace yang berkhasiat obat.

Ini buah Mengkudu atau pace yang berkhasiat obat.

pace mengkudu noni

Buah tropis dengan 101 kegunaan pengobatan:
Mengkudu (Morinda citrifolia L). Orang Jawa menyebut tanaman ini pace. Tanaman liar khas Indonesia ini tingginya bisa mencapai 3-8 m. Daunnya tebal dan lebar, letaknya berhadapan. Bunganya kecil berwarna putih. Buahnya berwarna hijau. bertutul-tutul. Kalau sudah tua menjadi kekuningan dan berbau.

Suku: Rubiaceae
Kandungan & manfaat: Mematikan kuman karena kandungan metil asetil ester. Selain itu, senyawa moridon-nya berkhasiat sebagai obat pencahar sedangkan senyawa soranjidiol berguna untuk melancarkan keluarnya air seni. Mengkudu juga berkhasiat sebagai obat cacing.

Kegunaannya:
1.Hipertensi: Dua buah mengkudu dibuang bijinya, diparut. Sebuah mentimun diparut dan diperas. Tuangkan air mentimun ke ramuan mengkudu. beri gula aren dan dua gelas air panas. Saring Ramuan ini, diminum untuk 3x sehari.
2. Cacing Gelang: Dua buah mengkudu masak dicuci, diparut. Beri sesendok makan garam. Peras dengan kain. Ramuan ini untuk diminum 3x sehari.
3. Melancarkan air seni: Sama dengan resep no. 2.
4. Batuk: Dua buah mengkudu masak dicuci. diparut, lalu diperas. Beri gula batu secukupnya dan sedikit air perasan jeruk nipis. Minum ramuan ini 3x sehari.
5. Diabetes: Beberapa helai daun mengkudu dicuci lalu direbus sampai matang. Daun ini dimakan sebagai lalap.
6. Radang usus: Dua buah mengkudu matang dicuci. lalu dilumatkan. Peras, beri madu secukupnya. Minum ramuan ini 2x sehari.
7. Diare pada anak: Dua helai daun mengkudu dicuci, lalu diolesi minyak goreng, dan garang diatas api sampai layu.Tempelkan sehelai di perut, sehelai di punggung. Bebat dengan gurita.
8. Kulit bersisik: Sebuah mengkudu masak diremas-remas lalu digosokkan pada kulit yang bersisik. Diamkan selama 15 menit, kemudian cuci dengan air hangat.
9. Hepatitis: Dua buah mengkudu masak diparut lalu diperas. Campur dengan gula batu secukupnya. Minum ramuan ini 2x sehari.
10. Eksem: Cuci sebuah mengkudu, sedikit kulit pohon mengkudu, akar mengkudu, lalu rebus bersama. Setelah dingin dipakai untuk mencuci eksem.
11. Ketombe: Dua atau tiga buah mengkudu masak dilumatkan dan diberi sedikit air. Peras. Airnya dipakai untuk keramas.Biarkan selama kira-kira 5 menitk. Bilas dengan air bersih. Boleh memakai sampo untuk menghilangkan baunya.
12. Encok, pegal linu: Cuci 5 helai daun mengkudu yang agak besar, lalu oles dengan minyak kelapa. Garang di atas api sampai layu. Panas-panas tempelkan kebagian yang sakit.
13. Masuk angin: Rebus 1 buah mengkudu , sepotong rimpang lengkuas dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Ramuan ini untuk diminum 2x sehari.
14. Radang tenggorokan dan amandel: Sama seperti resep no 5. Namun, setiap setengah jam sekali berkumurlah dengan air ramuan tsb.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PANTUN PALANG PINTU

Ehh.. bang… Naek mobil lewat kampung Setu…
Nyayur labu parang bumbunya terasi…
Kalu mao ngambil calon menantu….
Liwat kampung orang kudu permisi….

Jwb: bang… Kalo sayur labu parang bumbunya terasi….
Jangan dibungkus dalam selampe…
Saya tau bang kalo mao liwat kampung orang kudu permisi…
Nyang saye kaga tau, emang abang ini siape?
p.pintu: bang.. beli tahu ke pasar kote…
Makan gado-gado di cikini..
Kalu emang elu pengen tau siape kite..
Kite nih jagoan kampung sini..
p.pintu: bang.. Kalo belanja di pasar kemiri..
Jangan lupe beli bumbu masaknye..
Kalu elu udah pada niat dateng kemari…
Coba gue pengen tau ape hajatnye..

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

TIDAK MENILAI

Interaksi di antara manusia secara langsung ataupun tidak, biasanya menimbulkan penilaian. Masing-masing pihak saling menilai, mulai dari penampilan, perilaku, dan hal-hal lainnya. Penilaian mungkin saja baik, dan mungkin juga jekek. Penilaian jelek, pada umumnya akan memberikan efek negatif kepada yang … Baca lebih lanjut

Galeri | Meninggalkan komentar

SUNAN GUNUNG JATI

Faletehan atau Fatahilah, menurut keterangan beberapa ahli. berasal dari Pasei, sebelah utara Aceh. Akan tetapi, ada juga yang mengatakan beliau itu berasal serta mempunyai darah keturunan Persia. Masa kelahirannya belum diketahui dengan pasti. Hanya yang jelas. beliau dilahirkan di Pasei.
Ada juga yang mengatakan. beliau itu putera dari raja Mekkah ( Arab ) yang kawin dengan puteri Pajajaran ( Sunda ). Mengenai namanyapun belum terdapat kesatuan pendapat diantara para ahli sejarah. Sunan Gunung Jati namanya banyak. antara lain ialah : Muhammad Nuruddin, Syekh Nurullah, Sayyid Kamil, Bulqiyyah, Syekh Madzkurullah, Syarif Hidayatullah, Makhdum Jati.
Sedangkan menurut babad-babad, namanya Sunan Gunung Jati sangat panjang. Yaitu Syekh Nuruddin Ibrahim Ibnu Israil, Syarif Hidayatullah, Said Kamil, Maulana Syekh Makhdum Rahmatullah, dan kemudian sesudah mangkatnya digelarkan dengan sebutan Sunan Gunung Jati.
Menurut Barros, salah seorang ahli sejarah Portugis, Sunan Gunung Jati itu namanya ialah : “Faletehan”. Akan tetapi menurut Fernau Mendes Pinto, seorang pengembara dari Portugis yang pernah datang ketanah Jawa, menceritakan bahwa pada tahun 1546 raja Sunda namanya Taragil. Mengenai nama Taragil ini, Prof. Dr. A. Hoesin Djajadiningrat berpendapat bahwa kemungkinan Taragil ini salah ucapan dari kata Fakhril. Kemudian mengenai nama Sunan Gunung Jati, menurut dugaan Prof. Hoesin, yang dimaksudkan dengan Faletehan, kemungkinan berasal dari bahasa Arab Fatkhan, dari kata Fath. Hal ini mengingat, bahwa dalam tahun 1919 ada seorang Naib dari kawedanaan Singen Lor, di Semarang yang bernama Haji Mohammad Fatkhan.
Menurut penyelidikan Dr. B. j. O. Schrieke, salah seorang Orientalis Barat yang terkenal, mengatakan bahwa nama Faletehan itu mungkin berasal dari perkataan Arab : Fatahillah.
Adapun yang mengidentifisir nama Faletehan dengan Sunan Gunung Jati dengan Taragil, adalah Prof. Dr. Hoesin Djajadiningrat. Sampai disini dulu ya…. lain waktu saya lanjutkan…. Oke?

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Arti Spiritual

Masih banyak dari anda yang apabila mendengar kata “spiritual” akan menjadi skeptik, atau menjadi sangat takut. Kata spiritual telah dipergunakan secara meluas dan kurang tepat dalam kurun waktu yang panjang, sehingga arti sebenarnya dari kata ini sudah menjadi rancu.
Kata “spiritual” sebenarnya berarti hal-hal berhubungan dengan roh anda (spirit). Kita semua tahu dan sudah mempelajari dalam agama kita masing-masing, bahwa kita , manusia bukanlah sekadar tubuh fisik ini saja. Selain kesadaran fisik, kita juga mempunyai jiwa dan roh. Apabila kesadaran fisik kita ini adalah kesadaran sementara yang akan hilang bersama matinya tubuh fisik, dan kesadaran jiwa adalah kesadaran perantara saja, kesadaran kita yang sesungguhnya adalah kesadaran roh.
Roh adalah bagian dari yang Ilahi, karena roh percikan dari sang pencipta sendiri. Jadi, semua hal yang berkaitan dengan roh kita inilah yang disebut dengan “spiritual”.
Demikian juga pelajaran spiritual, pelajaran spiritual yang sebenarnya adalah pelajaran yang meningkatkan kesadaran kita, membuat kita lebih sadar sebagai roh, dan akhirnya mendekatkan kita kepada sang Khalik.
Peningkatan kesadaran untuk lebih sadar sebagai kesadaran sejati (roh) adalah sesuatu yang alami dan baik untuk semua orang, dari sudut duniawi maupun dari sudut spiritual itu sendiri. Pelajaran spiritual yang sebenarnya membuat kita lebih sadar, lebih dekat kepada ALLAH SWT, sehingga akan memberikan dampak positif dalam kehidupan kita, baik bagi kita sendiri maupun bagi orang-orang di sekeliling kita. Memang banyak orang telah mempergunakan istilah roh secara tidak tepat, salah kaprah. Mereka mungkin mengatakan roh jahat, roh gentayangan, dan lain sebagainya. Ingatlah roh, bahwa roh itu tidak pernah terlibat dalam hal-hal negatif. Yang mungkin melakukan hal-hal negatif adalah kesadaran-kesadaran lain yang merupakan kulit luar kesadaran atau kesadaran semu dari suatu bentuk kehidupan.
Dalam hal manusia, kesadaran-kesadaran lain ini adalah kesadaran fisik (otak, ego) ataupun kesadaran jiwa (arwah) kita. Yang mungkin melakukan hal-hal negatif dari manusia hanyalah kesadaran fisiknya (egonya) saat masih hidup, ataupun kesadaran jiwanya (arwahnya) setelah meninggal, apabila seseorang dalam kondisi tidak ikhlas. Tetapi roh dari orang yang paling jahatpun tidak akan pernah melakukan apapun yang negatif. Roh dari seorang yang terjahatpun hanyalah roh yang kurang bijaksana. Jadi tidak ada yang perlu anda khawatirkan dari pelajaran spiritual yang sebenarnya. Pelajaran spiritual yang sebenarnya adalah sebuah pelajaran mengenai bagaimana anda menjadi diri anda sendiri yang lebih baik, yang tidak dipengaruhi oleh emosi atau ego anda. Pelajaran spiritual yang sebenarnya adalah pelajaran untuk menjadikan anda lebih dekat dengan sang KHALIK. wassalam.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Meninggalkan komentar